Kamis, 22 Desember 2011

Bidadari Yang Tetap Tersenyum

Di sana, ada cita dan tujuan
Yang membuatmu jauh kedepan
Dikala malam begitu pekat
Dan mata sebaliknya dipejam saja
Cintamu masih lincah melesat
Jauh melampaui ruang dan masa

Lalu disepertiga malam terakhirnya
Engkau terjaga, sadar dan memilih menyalakan lampu
Melanjutkan mimpi indah yang belum selesai
Dengan cita yang besar, tinggi dan bening
Dan cinta yang selalu mendengarkan suara hati

Teruslah melanglang dijalan ini
Menebar kebajikkan, menghentikan kebiadaban, menyeru pada iman
Walau duri merantaskan kesedihan kaki
Walau kerikil mencacah telapak
Sampai engkau lelah, sampai engkau payah
Sampai keringat dan darah tumpah

Tetapi yakinlah, bidadarimu akan tetap tersenyum
Di jalan cinta para pejuang