Hello,
udah lama juga gag nulis di blog ini, dan ketika ingin menulis di blog ini
isinya tentang buku puisi “Kepulangan Kelima” yang penulisnya Mas Irwawan
Bajang, bagi yang mengenalnya memang tidak asing, bagi yang belum mengenalnya akan
begitu asing sekali itu nama. Saya membeli bukunya dari Mas Bagustian Iskandar,
setelah memesan tentunya buku dikirim ke Banjarmasin tepatnya ke alamat rumah
Saya. Menunggu juga beberapa hari, sampai akhirnya tiba bukunya. Saya pun langsung
membacanya, membuka perlahan isi bukunya, liat-liat cover depan dan
belakangnya. Saat liat bagian halaman akhir buku, ada CDnya, Saya pun dengerin
itu CDnya sambil membaca bukunya. Oke, basa-basi dikit tadi itu selesai dulu
ya, berikut ini komentar tentang dari kumpulan-kumpulan puisi dari buku
“Kepulangan Kelima” cekidot…
Beberapa
puisi semuanya Saya suka, Mas Irwan menulisnya begitu apik dan indah terbaca
oleh mata kata-kata dalam buku itu, tentu menjadi pembelajaran bagi Saya juga
yang senang membaca buku kumpulan puisi dan menulis puisi. Jujur, Saya menulis
puisi tidak hebat, masih belajar-belajar juga, tentu dengan cara membeli buku
kumpulan puisi dari teman yang dikenal di twitter, atau media social
lainnya—kebanyakkan sih dari twitter, ya pesan gitu deh. Oke lanjut lagi, puisi-puisi
yang ada dibuku “Kepulangan Kelima” begitu asik untuk dibaca, tentu bagi Saya
sendiri, entah bagi kalian yang juga mempunyai buku yang sama dengan Saya.
Puisi-puisi Mas Irwan Bajang memang begitu menarik untuk dibaca dalam bukunya
atau pun di blognya
Nah,
dalam buku tersebut ada beberapa puisi yang Saya sukai, oh iya bukannya semua
puisi-puisi dalam bukunya Mas Irwan Bajang Saya tidak sukai, dengan Saya
menuliskan begini, maksudnya puisi-puisi semuanya bagus dan Saya sukai—Namun
ada beberapa puisi yang begitu Saya sukai….oke tambahin aja deh; Saya sukai
banget. Beberapa puisi itu berjudul “Rudi ingin bermain, tapi di luar sedang
hujan” “Surat cinta terbakar cemburu” “Berputar dalam mimpi” “Reinkarnasi”
“Reinkarnasi 2” dan “Merah padam wajahmu” nah itulah beberapa puisi yang Saya
sukai banget. Sekian dulu review Saya tentang buku Mas Irwan Bajang, yang
tentunya juga diminta oleh Mas Irwan Bajang dan Mas Bagustian Iskandar. Jujur
ini pertama kali Saya bikinnya lho, maaf saja kepada kedua Mas-Mas yang minta
ke Saya kalo reviewnya gag asik dan jelek, maklum baru pertama kali.
Terimakasih
Jadi, buat kalian yang mau tau bukunya seperti apa, sila pesan. Caranya cermati di bagian foto di atas tulisan ini. Selamat mencoba, semoga mengerti :)
