Menggapai awan sepenuh jiwa
Berbekal tulang, asa dan cinta
Terkadang hampa, sesak di hati
Terkulai lesu tangisi diri
Namun aku bangkit teguhkan hati
Masihlah ada awan menanti
Walau menempuh jalan mendaki
Akan kucoba langkahkan kaki
Sampai aku jatuh terdera batu
Ragaku kaku hati membeku
Seolah tak kuasa untuk melaju
Terduduk ragu menangis pilu
Aku coba lagi kumpulkan asa
Tabahkan hati cairkan luka
Terus melangkah terus mendaki
Menggapai awan sampai aku mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar