Jumat, 30 Maret 2012

Akhir Cinta Pengkhinatan

Pagi ini begitu layu
Pelangi terlihat kelabu
Kisruh berang cemasku tersirat resah menderu
Tiada kabarmu satu pun, untukku

Pagi ini sendu, kabut embun beku
Gerimis relung kalbu tangis haru merindu
Darahku kian merindu, saat kau telah membuatku rindu
Saat rindu telah Tuhan ciptakan didalam hatiku

Pagi yang cerah
Begitu hujan turun membasahi tubuhku
Rinduku padamu dipagi hari pun seakan mati
Dan tak ada lagi

Matahari siang yang bersinar terang, redup seketika
Jiwa kuyang riang membara
Kini padam dan usang
Ketika kutahu, sebuah cinta yang tersakiti oleh penghianatanmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar