Cemasku
tak
ada kabar
yang
kaukirim lewat pesan handphonemu sendiri, untukku
Cemasku,
tak
ada bayang-bayangmu lagi
yang
menyapaku pada jendela kamarku
Cemasku,
tak
ada kau yang menyapaku
lewat
sepasang lenganmu yang memelukku
Cemasku,
tak
ada kauberada
di
antara kegalauan dan kebahagiaanku
Sekarang,
cemasku
ini ialah tentangmu, kekasihku
Kuharapkan
kautahu itu
sekarang
mulailah
untuk
mengertinya kekasihku
Sebab
kata-kata ini
tertulis
sesaat tentangmu
begitu
gempar menghantam ingatanku
Pada
akhirnya jualah jiwa-jiwa
telah
lelah menunggu kepulanganmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar