Kamis, 14 Juni 2012

Apakah Untuk Kedepan, Perbedaan Agama "Kita Akan Tak Bersatu Dalam Sebuah Pelaminan"

Kita telah saling mengenal saat pertemuan
saat aku juga masih berharap pada penantian kepada seorang gadis
kau pun ada, yang bernama Chintya -- tentunya bukan yang bernama gadis yang kunanti
: Lia

Setalah satu hari mengenalmu, Chintya
aku mencoba untuk mengungkap rasa cinta
lalu hanya sunyi yang kudapati

Kau masih belum bersua
untuk jawab akan rasa yang telah kuungkap

Menunggu, hanya menunggu
jawab atas rasa
untukku, darimu
oh, semoga harapan yang kudapati sebuah jawab "Iya"

Tak lama sunyi kini bersua kembali
dan tentunya adalah sebuah jawab akan rasa
yang darimu "Meng-iya-kan"
untukku...

Kini kita telah bersama, hingga sampai ini
dengan perbedaan agama
aku, kamu, berbeda agama
lantas aku tak pernah berpikir untuk meninggalkanmu
; sampai saat ini

Teka-teki saat ini untuk kedepannya
yang harus kujawab untukmu
adalah "Apakah perbedaan agama kita, menyatukan dalam sebuah pelaminan?"

Sunyi...
diam, terpaku; senyap -- dalam sebuah jawaban yang akan kujawab

Hanya jawab yang bersua tak penuh kepastian
: Entahlah...





Tidak ada komentar:

Posting Komentar