Jumat, 25 Oktober 2013

Puisi Yang Yang Tidak Akan Pernah Selesai Kutulis, Untukmu

Pada jarak yang kau sebut sebuah cemburu
rindulah yang akan membuat jalan untuk lebih dekat di antara jarak

Pada kota yang telah kita sebut sebuah cinta
Dan rindulah menjadi jalan untuk lebih dekat pada cinta

Ketika malam enggan beranjak ke pagi
di sana ada aku yang juga enggan beranjak dari kamu

Cinta telah tajam menusuk jantungku
aku pecinta ulung di daratan hatimu
Tak akan pernah kau tahu, dalamnya cintaku

Jika kau mencari aku
carilah aku di tepi kesunyian yang terdalam
Rasakan bagaimana ada di dalam kesunyian
dan hampirilah aku Di sana

Pada puisi
kutuangkan segala ingatan yang ada di kepala
sebuah tentang ketenangan yang ada bersamamu







Tidak ada komentar:

Posting Komentar