Aku bukan penyair
yang mampu membuat puisi
hingga membuat lekukan di bibirmu
Tapi aku bisa membuatmu bahagia
"Jika
kau mampu membuatku bahagia
begitu pun sebaliknya, aku juga bisa
Tapi, tak mengapa kita coba untuk satu walau dunia maya"
-- katamu
Dunia maya
ialah dunia nyata yang tertunda
Dunia tak kunjung lelap
jika kita memecahkannya dengan sebuah kemenangan
Lalu, setelah kemenangan kita, berujung pada cinta
Mari, kita rayakan semua ini
Cinta kita yang bersambut, akan keindahannya
Mari kita bersulang atas kepulangan sepi
yang kian menjauh
Bukankah suatu musibah akan cinta yang menderuh?
Bagiku
kedatanganmu, ialah samudra sepi
yang mendadak menjadi ramai di tengah kerinduanku yang sendu
tanpamu
Sungguh
kedatanganmu ialah kepergian sepi yang hampir mendarah daging melilit gurauku
Kita
tahu
cinta ialah hati yang bersambut hati-hati
Mari, rapatkan hati
kita untuk hati-hati
Bersama cinta, yang bertaut indahnya
senyum-senyum kita
*Puisi Kaloborasi Bersama Yuli*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar